Kunjungan Perwakilan PJ Proker Ekonomi KKN UNSOED di Grumbul Karangturi, Desa Besuki Terkait Inventaris UMKM

 

Kunjungan Perwakilan PJ Proker Ekonomi KKN UNSOED di Grumbul Karangturi, Desa Besuki Terkait Inventaris UMKM



Desa Besuki, 15-16 Juli 2024 – Perwakilan Program Kerja (Proker) Ekonomi dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) melakukan kunjungan selama dua hari ke Grumbul Karangturi, Desa Besuki. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah tersebut, serta memberikan pendampingan dalam pengembangan usaha.

Latar Belakang Kunjungan

Inventarisasi UMKM merupakan langkah awal yang penting untuk memahami kondisi, tantangan, dan potensi usaha-usaha kecil di Desa Besuki. Melalui kegiatan ini, tim KKN UNSOED berharap dapat memberikan rekomendasi dan dukungan yang tepat guna bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian desa.

Persiapan dan Penyambutan

Persiapan kunjungan dimulai dengan koordinasi antara tim KKN UNSOED dan pemerintah desa setempat. Grumbul Karangturi dipilih karena memiliki jumlah UMKM yang signifikan dan beragam. Kunjungan ini dilaukan oleh perwakilan KKN.

Pelaksanaan Kunjungan

Kunjungan berlangsung selama dua hari dengan jadwal sebagai berikut:

Hari Pertama: 15 Juli 2024

  1. Kunjungan ke Lokasi UMKM: Tim KKN bersama Kepala Desa dan pelaku UMKM melakukan kunjungan langsung ke beberapa lokasi UMKM di Grumbul Karangturi. Mereka mendokumentasikan jenis usaha, skala produksi, tantangan yang dihadapi, serta potensi pengembangan.

  2. Diskusi dan Wawancara: Setiap kunjungan diakhiri dengan diskusi dan wawancara singkat dengan pemilik usaha untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai kondisi usaha mereka.

Hari Kedua: 16 Juli 2024

  1. Lanjutan Kunjungan: Tim KKN melanjutkan kunjungan ke lokasi UMKM yang belum sempat dikunjungi pada hari pertama. Proses dokumentasi dan wawancara tetap dilakukan untuk memastikan data yang lengkap dan akurat.

  2. Analisis Data dan Penyusunan Laporan: Setelah semua lokasi UMKM dikunjungi, tim KKN melakukan analisis data yang diperoleh. Mereka menyusun laporan sementara yang berisi gambaran umum kondisi UMKM di Grumbul Karangturi.

  3. Rencana Tindak Lanjut: Berdasarkan hasil inventarisasi, tim KKN bersama pemerintah desa menyusun rencana tindak lanjut. Rencana ini mencakup program pendampingan, pelatihan, dan bantuan teknis yang akan diberikan kepada UMKM.

Hasil dan Tindak Lanjut

Inventarisasi UMKM di Grumbul Karangturi menghasilkan beberapa temuan penting:

  • Keanekaragaman Usaha: Terdapat berbagai jenis usaha seperti produksi makanan ringan, kerajinan tangan, dan pertanian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
  • Tantangan yang Dihadapi: Beberapa tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM meliputi keterbatasan modal, akses pasar, dan keterampilan manajemen.
  • Potensi Pengembangan: Banyak usaha yang memiliki potensi untuk diperluas dan ditingkatkan kualitasnya melalui pelatihan dan pendampingan yang tepat.

Tim KKN UNSOED berkomitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan kewirausahaan, bantuan teknis, dan fasilitasi akses permodalan. Pemerintah desa juga akan berperan aktif dalam mendukung implementasi rencana tindak lanjut.

Penutup

Kunjungan perwakilan PJ Proker Ekonomi KKN UNSOED ke Grumbul Karangturi, Desa Besuki pada tanggal 15 dan 16 Juli 2024 berlangsung dengan sukses. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM di desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung perekonomian lokal.

Comments

Popular posts from this blog

Tim KKN Unsoed Bantu Produksi Abon Ayam dan Persiapan Sertifikasi Halal di Desa Besuki

Tim KKN UNSOED Bidang Ekonomi Bantu Pengemasan UMKM Produk Abon Ayam di Desa Besuki